Skip to main content

Cara Mengecilkan Ukuran (Compress) PDF

File PDF yang akan kita upload pada sistem informasi berbasis web untuk melengkapi data-data tertentu, biasanya harus memenuhi ukuran maksimal. 

Ukuran maksimal file tersebut dibutuhkan untuk memberikan batas, agar file yang akan kita upload atau yang akan kita submit tidak melebihi batas maksimal sehingga bisa diterima oleh sistem. 

Namun, bagaimana jika file yang akan kamu posting mempunyai ukuran melebihi batas maksimal?. Caranya kamu harus compress terlebih dahulu PDFnya. Begini tutorialnya :

1. Buka web https://pdfcompressor.com/id/

2. Kemudian klik Unggah File. Silahkan kamu pilih PDF yang akan kamu kecilkan ukurannya. Di PDF Compressor ini kita bisa upload sampai 20 file dalam satu kali upload. 

Jadi, kamu bisa menghemat waktu, karena tidak perlu upload file satu per satu. Selanjutnya, Tunggu sampai proses upload selesai yang dilanjutkan dengan proses compress PDF.

3. Jika proses selesai. Klik Unduh (untuk download file) atau Klik Unduh Semua (untuk download semua file sekaligus).

Perhatikan Gambar di bawah ini :


Hasil dari compress file PDF bisa di tampilkan di halaman web dan juga di share di sosial media atau bahkan dikirim via email. Dari webnya, PDF Compressor mengklaim bahkan layanannya tidak seperti layanan lainnya. 

Karena PDF Compressor tidak mengubah DPI, sehingga menjaga dokumen tetap bagus saat di Print atau di Zoom. Semua data yang di upload akan dihapus setelah 1 jam.

Jadi, sekarang kamu tidak perlu bingung lagi untuk mengecilkan ukuran PDFmu. Caranya sangat mudah. 

Cukup 3 langkah kamu sudah bisa mendapatkan PDF mu dengan hasil compress. Dari gambar diatas, file PDF berhasil di compress 50 %. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...