Skip to main content

Cara Mudah Tingkatkan Performa Laptop

Laptop yang kita gunakan setiap hari untuk bekerja semakin lama akan mengalami penurunan performa sekalipun laptop yang kita gunakan merupakan laptop dengan spesifikasi yang tinggi, sehingga bisa mengganggu pekerjaan. 

Banyaknya data yang diolah dan menumpuk di memori merupakan salah satu penyebab performa laptop menurun. 

Jika memungkinkan, meningkatkan performa laptop, bisa dilakukan dengan cara meningkatkan kapasitas RAM atau mengganti storage dari HDD (Hard Disk Drive) ke SSD (Solid State Drive). 

Tetapi kali ini saya akan membahas tiga langkah mudah yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan performa atau kinerja laptop yaitu :

1. Uninstall aplikasi yang tidak dipakai.

Aplikasi yang sudah tidak terpakai sebaiknya dilakukan uninstall agar tidak banyak memakan tempat penyimpanan. Untuk uninstall aplikasi bisa dilakukan melalui Control Panel. Perhatikan gambar berikut ini :

a.       Klik Control Panel


b.      Klik Uninstall a Program

c.       Pilih aplikasi yang akan di uninstall

d.      Klik uninstall

2. Pindah file yang tidak dipakai.

Pindahkan file-file yang tidak sering dipakai atau foto dan video ke penyimpanan eksternal seperti flashdisk. Selain itu bisa juga disimpan ke Google Drive.

3. Hapus file sampah di Recycle Bin

Terkadang kita sering menghapus file namun lupa untuk membersihkan Recycle Bin. File-file yang kita hapus akan masuk dan tersimpan di Recycle Bin sehingga akan menumpuk di Recycle Bin dan memakan memori. 

Oleh karena itu, hapus file sampah di Recycle Bin secara permanen, dengan cara : Klik Recycle Bin – Klik Empty The Recycle Bin. 

Atau bisa langsung dilakukan delete permanen pada file yang dikehendaki, sehingga file langsung terhapus dan tidak tersimpan ke Recycle Bin, dengan cara : Klik file yang akan dihapus – Tekan SHIFT + DEL pada Keyboard. 

Maka akan muncul tampilan dibawah ini. Yang membedakan disini tertulis Permanently delete. Karena akan dihapus secara permanen. Selanjutnya Klik Yes, jika ingin menghapusnya secara permanen.

Pastikan anda benar-benar tidak membutuhkan file tersebut jika menghapusnya secara permanen. Berbeda dengan file yang dihapus dan tersimpan di Recycle Bin, kita bisa mengembalikan file tersebut pada menu Restore, maka file akan kembali ke tempat semula. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...