Skip to main content

Cara Mengunci File Word

File word yang kita anggap sangat penting biasanya berisi data-data yang tidak ingin diketahui orang lain selain diri sendiri. 

Baik data pribadi seperti kumpulan username dan password atau bahkan data-data kantor penting lainnya. 

Pentingnya menjaga keamanan file memang nomer satu, untuk menghindari penyalahgunaan data-data atau hal-hal lain yang tidak diinginkan. 

Tapi, bagaimana cara untuk menjaga file agar tetap aman? Untuk menjaga file tetap aman, kita bisa mengunci file word tersebut dengan memberi password.

Dalam artikel ini, saya akan coba share langkah-langkah mudah dan cepat, untuk mengunci file word kamu, agar file kamu tetap aman dan tidak bisa diakses oleh orang lain. Simak langkah-langkahnya berikut ini :

1. Pertama, buka file word yang akan kamu kunci atau diberi password.

2. Kedua, Klik File. Pada tab Info, Klik Protect Document kemudian Klik Encrypt with password. Perhatikan gambar di bawah ini.

3. Ketiga, setelah kamu Klik Encrypt with password, maka akan muncul tampilan Encrypt Document. Selanjutnya kamu tulis saja password kamu di form yang disediakan. Kemudian Klik OK.

4. Keempat, akan muncul tampilan Confirm Password. Disitu kamu harus tulis kembali password yang kamu inputkan tadi. Dan terakhir Klik OK.

Sekarang, dokumen kamu telah berhasil diberi password. Berikut ini tampilan jika file kamu telah berhasil diberi password.

Dari gambar diatas tertulis bahwa A password is required to open this document yang berarti password dibutuhkan untuk membuka dokumen ini. 

Oleh karena itu, jika kamu akan membukanya, maka kamu harus memasukkan password terlebih dahulu. 

Jadi, kamu wajib mengingat password yang kamu buat tadi. Cara ini sangat simple dan mudah sekali untuk dipraktekkan dan tidak membutuhkan waktu lama. 

File-file kamu akan aman dengan catatan, kamu juga harus menjaga kerahasiaan password kamu. Semoga bermanfaat. 

Comments

Popular posts from this blog

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...