Skip to main content

Fungsi dan Sasaran Sistem Operasi

Berdasarkan definisi-definisi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem operasi mempunyai dua tugas utama, yaitu (Prasojo & Riyanto 2011) :
1.      Pengelola seluruh sumber daya sistem komputer (sebagai resource manager). Sumber daya sistem komputer adalah semua komponen di sistem komputer yang dapat memberi manfaat. Sumber daya ini terdiri dari dua macam, yaitu : sumber daya fisik (seluruh perangkat keras utama dana tambahan) dan abstrak (data dan program).
2.      Sistem operasi sebagai penyedia layanan (sebagai extended/virtual machine). Sistem operasi menyediakan sekumpulan layanan (disebut system calls) ke pengguna sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan atau pemanfaatan sumber daya sistem komputer. Layanan-layanan yang dimaksud antara lain (Prasojo & Riyanto 2011) :
·         Pembuatan program. Sistem operasi menyediakan beragam fasilitas dan layanan untuk membantu pemrogram menulis program, biasanya berbentuk program utilitas. Program utilitas bukan bagian dari sistem operasi, tetapi dapat diakses melalui sistem operasi.
·         Eksekusi program. Sejumlah tugas perlu dilakukan untuk mengeksekusi program. Instruksi-instruksi dan data harus dimuat ke memori utama, berbagai perangkat masukan/keluaran dan berkas harus diinisialisasi, dan berbagai sumber daya harus disiapkan. Sistem operasi harus menangani semua itu untuk pengguna/program.
·         Pengeksekusian perangkat masukan / keluaran. Pada sistem dengan banyak pengguna simultan, sistem operator menyediakan mekanisme proteksi untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas.
·         Pengaksesan terkendali terhadap berkas. Pada sistem publik atau dipakai bersama (shared system), sistem operasi mengendalikan pengaksesan ke berbagai sumber daya sistem secara keseluruhan. Fungsi pengaksesan harus menyediakan proteksi terhadap sumber daya dan data dari pengguna yang tidak diotorisasi, serta harus menyelesaikan konflik-konflik dalam perebutan sumber daya.
·         Deteksi dan memberi tanggapan terhadap kesalahan. Beragam kesalahan dapat muncul di sistem komputer. Sistem operasi harus memberi tanggapan yang menjelaskan kondisi kesalahan dengan dampak terkecil bagi aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan. Tanggapan dapat berupa pengakhiran program yang menyebabkan kesalahan, mencoba ulang, atau sekedar melaporkan kesalahan, dan sebagainya.
·         Akunting. Sistem operasi yang bagus mengumpulkan data statistik penggunaan beragam sumber daya dan memonitor parameter kinerja seperti waktu tanggap. Pada suatu sistem, informasi ini berguna dalam mengantisipasi kebutuhan di masa datang dan dalam menyesuaikan sistem untuk meningkatkan kinerja. Pada sistem banyak pengguna (multiuser system) yang disewakan, informasi ini digunakan untuk penagihan ongkos pemakaian.
            Menurut William Stalling, sistem operasi mempunyai tiga sasaran, yaitu (Prasojo & Riyanto 2011) :
1.      Kenyamanan. Sistem operasi harus membuat penggunaan komputer lebih nyaman.
2.      Efisiensi. Sistem operasi menjadikan penggunaan sumber daya sistem komputer secara efisien.
3.      Mampu berevolusi. Sistem operasi harus dibangun, sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian dan pengajuan fungsi-fungsi yang baru tanpa mengganggu layanan yang dijalankan sistem komputer.

Bibliography :
Prasojo, L.D. & Riyanto, 2011. TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN, Yogyakarta: GAVA MEDIA.

Comments

Popular posts from this blog

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...