Skip to main content

Internet

Internet merupakan kependekan dari interconnected networking atau international networking, yaitu kumpulan yang sangat luas dari jaringan komputer besar dan kecil yang saling berhubungan dengan menggunakan jaringan komunikasi yang ada di seluruh dunia. Internet merupakan gabungan dari beberapa network dengan tata cara yang universal. Sedangkan, Intranet merupakan pemanfaatan internet dalam LAN untuk menghubungkan orang-orang dalam satu perusahaan atau organisasi tanpa berhubungan dengan dunia luar.
            Internet pada proses kerjanya adalah sebagai berikut (Prasojo & Riyanto 2011) :
a.       Dengan sebuah permintaan (request), browser mengambil sebuah halaman web dari web server. Misalkan, permintaan dilakukan dengan sebuah HTTP standar dengan sebuah alamat (URL) tertentu.
b.      Dengan HTTP juga, web server memberikan dokumen web yang diminta, dan mengirimkan instruksi-instruksi yang bersifat hypertext.
c.       Web browser membaca instruksi-instruksi hypertext dari halaman web tersebut, dan mengeksekusinya sehingga dapat diakses oleh pengguna.
Internet identik dengan cyberspace atau dunia maya. Dysson memberikan suatu definisi tentang cyberspace dimana cyberspace merupakan suatu ekosistem bioelektronik yang ada di manapun ada telepon, kabel coaxial, fiber optik, atau electromagnetic wave. Dari definisi yang diberikan oleh Dysson, maka dapat ditarik kesimpulan tentang karakteristik dunia maya dengan beberapa pengertian sebagai berikut (Prasojo & Riyanto 2011) :
a.       Beroperasi secara maya.
b.      Dunia cyber selalu berubah cepat.
c.       Dunia maya tidak mengenal batas-batas teritorial.
d.      Orang-orang yang hidup dalam dunia maya dapat melaksanakan aktifitas tanpa harus menunjukkan identitasnya
e.       Informasi didalamnya bersifat publik.

Bibliography :
Prasojo, L.D. & Riyanto, 2011. TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN, Yogyakarta: GAVA MEDIA.

Comments

Popular posts from this blog

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...