Skip to main content

Antarmuka Subsistem


Sebuah sistem umumya terdiri atas sejumlah subsistem. Masing-masing subsistem yang memiliki batas tersendiri ini saling berinteraksi untuk mencapai tujuan yang sama. Berikut ilustrasinya:
Antarmuka subsistem merupakan hal yang penting karena tanpa antarmuka ini sistem hanya berisi sekumpulan subsistem yang berdiri sendiri dan tidak saling berkaitan. Secara prinsip, antarmuka subsistem berupa masukan dan keluaran. Dalam prakteknya, sebuah subsistem bisa saja hanya memberikan keluaran atau hanya menerima masukan. Gambar berikut memperlihatkan dua model hubungan antara dua buah sistem.
     Pada prakteknya, sebuah antarmuka tidak sekadar menyatakan aliran data, melainkan juga melaksanakan suatu proses. Dalam sistem informasi, pada dasarnya antarmuka berfungsi sebagai (Martin, 1999):
  1. Penapisan, yakni membuang derau atau data yang tidak berguna.
  2. Pengkodean/pendekodean, yakni mengubah data dari satu format ke dalam format yang lain.
  3.  Pendeteksian, yakni melakukan pemeriksaan dan pembetulan kesalahan-kesalahan terhadap standar atau kekonsistensian.
  4. Penyanggatan (buffering), yakni memungkinkan dua buah sistem bekerja sama tanpa harus tersinkronsasi secara ketat. Caranya, anatrmuka mengumpulkan data dari satu subsistem dan kemudian memperkenankan subsistem lain mengambil data tersebut.
  5. Pengamanan, yakni menolak permintaan yang berasal dari pihak yang tak berhak terhadap data dan menyediakan mekanisme proteksi yang lain.
  6. Pengikhtisaran, yakni meringkas sejumlah masukan ke dalam bentuk agregat (ringkasan).

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Animasi Motion Shape dengan Adobe Flash CS3

Buka Adobe Flash anda Klik File – new Pada Panel Properties (terletak dibawah scene) pilih warna background sesuka hati anda. Misalkan: hitam Pada layer 1, klik Rectangle tool dan tempatkan pada frame 1, untuk menetukan warna Rectangle, anda bisa memilih warna di Panel properties seperti cara diatas, disini penulis mencontohkan warna hijau.     Hasil sementara terlihat sebagai berikut: Pada frame ke 25, klik kanan pilih insert blank keyframe, sehingga gambar menjadi hilang.  Pilih Oval tool dan tempatkan pada frame ke 25, oval tool terletak pada rectangle tool. Disitu terdapat segitiga kecil warna hitam, anda bisa klik untuk menampilkan oval tool. Untuk warna anda bisa sesuaikan sendiri. Kemudian anda klik kanan pada frame 1, pilih Create shape tween. Sehingga frame akan berubah warna menjadi hijau seperti gambar berikut: Silahkan anda tekan Ctrl+E+Enter untuk melihat hasilnya. Maka akan ada perjalanan peruba...

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...