Skip to main content

Cara Input Data Mahasiswa Baru Pada Aplikasi Feeder PD-DIKTI

Data mahasiswa baru biasanya diinputkan setelah pelaksanaan PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru). Sebelumnya sudah saya bahas, bagaimana cara menginstall aplikasi feeder PD-DIKTI. Nah, ada baiknya sebelumnya anda input data mahasiswa baru dicek betul-betul apakah datanya sudah lengkap atau belum, agar tidak mengurangi waktu untuk input data, terlebih mahasiswanya mencapai angka ribuan.
  1. Login ke aplikasi feeder.
  2. Klik menu mahasiswa. Maka akan muncul form seperti gambar dibawah.
  3. Isi form sesuai data yang akan anda inputkan. Tanda * berarti anda wajib isi form tersebut.
  4. Klik simpan. Maka data detail mahasiswa sudah tersimpan.
  5. Untuk melihat daftar data yang sudah anda inputkan, anda bisa klik daftar.
  6. Selanjutnya untuk melengkapi data yang lain, Klik link nama mahasiswa atau gambar pensil. Maka akan dibuka tampilan detail mahasiswa, yang sudah anda inputkan tadi. Setelah itu klik menu disebelah kiri, disana ada beberapa menu mahasiswa yang akan dilengkapi. Yang pertama kita akan input history pendidikan. Klik linknya.
  7. Maka akan muncul tampilan history pendidikan. Silahkan klik tombol tambah pendidikan.
  8. Silahkan isi form history pendidikan. Kemudian klik simpan history pendidikan.
  9. Kemudian klik KRS Mahasiswa untuk input mata kuliah apa saja yang diambil pada semester yang berjalan dengan klik krs kolektif. Nanti akan muncul nama-nama mata kuliah, silahkan anda pilih sesuai KRS yang diambil mahasiswa. Klik simpan KRS.
  10. Perlu diperhatikan bahwa saat anda akan input KRS Mahasiswa anda harus terlebih dahulu input mata kuliah di menu perkuliahan, jika tidak maka nama-nama mata kuliah di link krs kolektif tidak akan muncul.
  11. Untuk input history nilai dan aktifitas perkuliahan maka anda harus masuk di menu perkuliahan.

Sekian, semoga membantu.

Comments

  1. Terimakasih, maaf tapi apakah bisa di perjelas lagi langkah langkahnya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...