Skip to main content

Cara Membuat Animasi Motion Tween Menggunakan Adobe Flash CS3

Buka Adobe Flash anda
Klik File – new
Pada Panel Properties (terletak dibawah scene) pilih warna background sesuka hati anda. Misalkan: hitam
 
Pada layer 1, klik Rectangle tool dan tempatkan pada frame 1, untuk menentukan warna Rectangle, anda bisa memilih warna di Panel properties seperti cara diatas, disini penulis mencontohkan warna kuning.
Maka tampilannya akan menjadi:
 Setelah itu, pada layer 1 di frame 1 anda klik kanan kemudian pilih Create Motion Tween. Kemudian anda klik kanan frame 30, pilih Insert Keyframe dan tarik kotaknya ke arah yang anda suka (masih dalam stage), sebagai berikut:
Silahkan anda klik lagi frame 1, kemudian anda perhatikan pada panel properties makan akan muncul seperti gambar. Rubah Rotate yang semula Auto menjadi CW.

Hasil sementara animasinya akan terlihat sebagai berikut:

Langkah terakhir akan membuat sedikit modifikasi yaitu akan ada perubahan warna. Caranya anda klik frame 30, kemudian anda klik gambar kotaknya. Perhatikan, maka ada perubahan pada panel properties seperti gambar. Silahkan anda ganti Color yang semula None menjadi Tint.


Silahkan anda tentukan sendiri warnanya. Disini penulis mencontohkan warna hijau.

Perhatikan perubahan warna pada gambar kotaknya. Akan ada perubahan dari warna kuning melewati beberapa warna hingga warna hijau. Hasil akhir animasinya akan tampak sebagai berikut:

Atau mungkin anda ingin menjadikan animasinya seperti contoh dibawah untuk latihan anda.
Itu saja yang bisa saya sampaikan. Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...