Skip to main content

Cara Membuat Animasi Teropong dengan Mask Menggunakan Adobe Flash CS3

Buka Adobe Flash
Klik File pilih New

Masukkan satu gambar dalam library dengan cara: Klik File pilih Import kemudian klik Import to Library. Kemudian anda tentukan gambar yang akan anda gunakan. Perhatikan pada panel library maka akan tampak sebagai berikut:
Masukkan gambar tersebut dalam stage dengan cara klik gambar kemudian drag ke stage. Setelah itu ubah ukuran gambar sesuai stage pada panel properties, seperti gambar berikut:
Langkah selanjutnya adalah menambahkan layer ke 2 yaitu klik kanan layer 1 kemudian pilih insert layer, atau klik tombol yang dilingkari merah. Maka akan ada 2 layer yang anda punya.
Buat 2 buah lingkaran untuk membuat teropong di layer 2 dengan menggunakan Oval Tool.
Kemudian buat animasi motion tween pada lingkaran tersebut. Caranya: klik kanan frame 1 pada layer 2, pilih Create Motion Tween. Klik kanan pada frame 15 pilih insert keyframe. Kemudian geser lingkaran ketempat sesuai selera anda (masih dalam lingkup gambar). Klik kanan pada frame 40 pilih insert keyframe. Kemudian geser lingkaran ketempat sesuai selera anda (masih dalam lingkup gambar). Lanjutkan hinga tampak seperti gambar dibawah ini, sampai pada frame 65 klik kanan dan pilih Insert Frame. Untuk layer 1 sama, anda klik kanan frame 65 dan pilih Insert Frame.
Hasil sementara animasinya akan tampak sebagai berikut:
Langkah terakhir adalah membuat Mask Layer dengan cara: klik kanan pada layer 2 pilih Mask. Maka layer 2 akan berubah menjadi:
Tekan tombol Ctrl+R+Enter akan tampak hasilnya. Perhatikan perjalanan dari ke 2 lingkarannya.
Kurang lebih seperti itu yang bisa saya sampaikan. Untuk selera silahkan anda sesuaikan sendiri. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan. a.     Komponen Sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut “Supra sistem”. b.     Batasan sistem (Boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebu...

Metode Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

Menurut Jogiyanto Hartono, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, “Analisis dan Desain Sistem Informasi” (Purnama 2011) . Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (systems planning) dan sebelum tahap desain sistem (systems design) . Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya (Purnama 2011) . Di dalam tahap analisis, terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut (Purnama 2011) : 1.     Identify , yaitu mengidentifikasi masalah. 2.     Understan...